cool hit counter

PWM Kalimantan Tengah - Persyarikatan Muhammadiyah

 PWM Kalimantan Tengah
.: Home > Program Kerja

Homepage

Program Kerja

 

Program Kerja Majelis / Lembaga Pimpinan Wilayah Muhammadiyah

 

Kalimantan Tengah 2010 – 2015

 

 

 

1.      Program Bidang Tarjih, Tajdid, dan Pemikiran Islam

a.    Mengembangkan dan menyegarkan pemahaman ajaran Islam dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah.

b.    Menyusun sistematisasi metodologi pemikiran dan pengamalan Islam sebagai prinsip gerakan tajdid dalam gerakan Muhammadiyah.

c.    Mengoptimalkan peran kelembagaan bidang tajdid, tarjih dan pemikiran Islam untuk selalu proaktif dalam menjawab masalah riil masyarakat yang sedang berkembang.

d.   Mensosialisasikan produk-produk tajdid, tarjih, dan pemikiran keislaman Muhammadiyah keseluruhan lapisan masyarakat.

e.    Membentuk dan mengembangkan pusat penelitian, kajian, dan informasi bidang tajdid dan pemikiran Islam yang terpadu dengan bidang lainnya.

f.     Memfasilitasi pengadaan HPT dan buku tanya jawab al Islam dan kemuhammadiyahan ke daerah, cabang dan ranting.

 

 

2.      Program Bidang Tabligh

a.    Mengevaluasi dan memperbaiki konsep dan implementasi proyek-proyek dakwah Muhammadiyah, seperti dakwah jamaah, dakwah kultural dan sebagainya, agar kembali berjalan secara efektif.

b.    Mengintensifkan dan memasyarakatkan Manhaj Gerakan Muhammadiyah (Muqaddimah, Kepribadian, Khittah, Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup, Pedoman Hidup Islami, dan lain-lain)  sebagai sumber inspirasi, acuan, dan tuntunan dalam seluruh lingkungan organisasi dan anggota Persyarikatan.

c.    Peningkatan kuantitas dan kualitas dakwah dalam segala dimensi kehidupan sesuai dengan prinsip gerakan Muhammadiyah.

d.   Peningkatan komitmen, mutu dan kompetensi muballigh-muballighat Muhammadiyah.

e.    Mengembangkan model dan usaha-usaha dakwah yang sesuai dengan kultur dan kearifan lokal masyarakat Kalimantan Tengah.

f.     Mengoptimalkan pengadaan dai dan perluasan jangkauan dakwah agar mampu menyentuh berbagai level dan jenis kelompok masyarakat, terutama pada masyarakat pedalaman dan tertinggal.

g.    Pengembangan dan implementasi dakwah multimedia melalui media lokal.

h.    Menghidupkan dan mengembangkan berbagai jenis pengajian di lingkungan Persyarikatan di semua jenjang.

i.      Mengusahakan peningkatan sarana dan sumber dana untuk mempermudah pengembangan fungsi tabligh dan peran mubaligh dalam kehidupan masyarakat.

 

 

 

3.      Program Bidang Pendidikan dan Litbang

a.    Menyusun road map, blue print, dan standar mutu pendidikan Muhammadiyah Kalimantan Tengah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan antisipasi bagi masa depan pendidikan yang lebih kompleks.

b.    Memperkuat posisi dan implementasi nilai Islam, ke Muhammadiyah-an, dan kaderisasi dalam seluruh sistem dan jenjang pendidikan Muhammadiyah di Kalimantan Tengah.

c.    Mengembangkan model-model pendidikan Al-Islam dan kemuhammadiyahan sehingga sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik lembaga pendidikan Muhammadiyah di semua jenjang.

d.   Mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalitas tenaga pendidik dan kependidikan serta pengelola pada amal usaha pendidikan.

e.    Mendorong peningkatan akuntabilitas, profesionalitas, dan transparansi dalam pengelolaan amal usaha bidang pendidikan.

f.     Menghidupkan suasana ke Islaman dan dakwah di setiap amal usaha bidang pendidikan.

g.    Mendorong dan membina tumbuh serta berkembangnya Ortom Muhammadiyah pada amal usaha pendidikan.

h.    Mendorong tumbuhnya amal usaha pendidikan yang dapat dijadikan sebagai unggulan dan percontohan/model.

i.      Meningkatkan kerja sama, kebersamaan, dan sistem jaringan antar lembaga pendidikan Muhammadiyah di Kalimantan Tengah.

j.      Mengintegrasikan pengembangan amal usaha pendidikan Muhammadiyah dengan program pengembangan masyarakat.

k.    Mengembangkan program-program penelitian dan pengembangan di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, dan berbagai aspek kehidupan yang penting dan strategis sebagai basis bagi pengambilan kebijakan dan pengembangan kemajuan persyarikatan.

 

 

4.      Program Bidang Pembinaan Kader dan Anggota

a.       Meningkatkan kualitas perkaderan dalam segala aspek, meliputi materi, pengelolaan, metode, strategi, dan orientasi perkaderan agar lebih relevan dan kompatibel dengan kepentingan dan kebutuhan persyarikatan dan para kader.

b.      Meningkatkan peran dan fungsi lembaga pendidikan Muhammadiyah sebagai lembaga perkaderan.

c.       Meningkatkan kompetensi kader yang meliputi kompetensi akademis dan intelektual, kompetensi manajerial, kompetensi keber-agamaan, dan kompetensi sosial kemanusiaan guna menghadapi tantangan organisasi masa depan.

d.      Transformasi kader secara terarah dan kontinyu guna memberi peluang bagi kader dalam mengaktualisasikan potensi dan kompetensinya di Muhammadiyah, serta memperluas akses ke berbagai bidang dan profesi di luar persyarikatan.

e.       Pemberdayaan organisasi otonom angkatan muda Muhammadiyah seperti : Pemuda Muhammadiyah, Nasyiyatul ‘Aisyiyah,IMM, IPM, Hizbul Wathan dan Tapak Suci sebagai poros pencetakan kader melalui lembaga pendidikan Muhammadiyah.

f.       Mengoptimalkan lembaga-lembaga pendidikan Muhammadiyah untuk membina dan melaksanakan kegiatan perkaderan bagi organisasi-organisasi otonom angkatan muda Muhammadiyah sesuai dengan tingkatannya masing-masing.

g.      Pembinaan dan peningkatan peran alumni/lulusan lembaga pendidikan Muhammadiyah agar dapat berperan sebagai calon kader persyarikatan.

h.      Penguatan sekolah kader Muhammadiyah melalui Pendidikan Kader Ulama Muhammadiyah (PKUM) melalui lembaga pendidikan tinggi seperti Universitas Muhammadiyah Palangkaraya.

i.        Mengembangkan model-model pengembangan jumlah anggota secara proaktif sebagai bagian penting dari strategi gerakan yang bersifat ekspansif untuk mewujudkan tujuan Muhammadiyah.

j.        Mengembangkan model-model peningkatan kualitas anggota yang terintegrasi dengan pembinaan keluarga sakinah, pendidikan, kesehatan, dan amal usaha Muhammadiyah.

k.      Meningkatkan perhatian dan usaha secara serius yang berkaitan kesejahteraan dan masa depan kader sebagai bagian penting dari transformasi peran kader dalam lingkup persyarikatan, kader umat, dan kader bangsa.

l.        Menggalang potensi kader Muhammadiyah yang tersebar diberbagai lembaga pemerintahan (eksekutif, legislatif, yudikatif, dan institusi-institusi negara lainnya) dan lembaga-lembaga profesi serta institusi-institusi strategis lainnya untuk pengembangan visi dan misi persyarikatan.

m.    Meningkatkan dan mengembangkan ikatan persaudaraan di kalangan aktivis/kader persyarikatan dari berbagai profesi dan lingkungan dengan mengefektifkan forum-forum pengajian, pertemuan, dialog, ideopolitor, dan lain-lain.

 

 

5.      Program Bidang Kesehatan, Kesejahteraan, dan Pemberdayaan Masyarakat

a.    Mendorong peningkatan kuantitas dan kualitas amal usaha bidang kesehatan, bidang kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat.

b.    Mengembangkan konsep jalinan dan keterpaduan antara pelayanan sosial kesehatan Muhammadiyah dengan kebutuhan masyarakat dalam rangka megembangkan misi Islam dan Muhammadiyah.

c.    Mendorong peningkatan akuntabilitas, profesionalitas dan transparansi dalam pengelolaan amal usaha bidang kesehatan, kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat.

d.   Membangun jaringan pelayanan sosial dan kesehatan Muhammadiyah yang mendorong bagi terciptanya daya dukung kekuatan pelayanan yang kuat, strategis dan cepat sampai pada masyarakat paling bawah/grass root.

e.    Menghidupkan suasana ke-Islaman dan dakwah disetiap amal usaha bidang kesehatan, kesejahteraan dan pemberdayaan masyarakat.

f.     Mengembangkan alternatif-alternatif baru program pengembangan masyarakat untuk berbagai level dan jenis kelompok masyarakat.

g.    Mengintegrasikan kerja persyarikatan dan amal usaha dalam program pengembangan masyarakat.

h.    Mendorong,mengembang- kan dan mengoptimalkan terus menerus kekuatan Muhammadiyah sebagai elemen pemberantasan serta penyalahgunaan NAPZA.

i.      Meningkatkan dan memperluas jangkauan program pemberdayaan masyarakat khususnya pada komunitas adat setempat.

 

 

6.      Program Bidang Ekonomi Kewirausahaan

a.    Melakukan pemetaan potensi umat dan persyarikatan sebagai database dalam perencanaan pemberdayaan ekonomi.

b.    Menyusun blue print pengembangan ekonomi untuk mengevaluasi dan merancang program pemberdayaan ekonomi umat yang efektif.

c.    Mengembangkan model pemberdayaan ekonomi yang didasarkan atas kekuatan sendiri sebagai wujud cita-cita kemandirian ekonomi umat.

d.   Menegaskan keberpihakan Muhammadiyah terhadap usaha-usaha ekonomi dalam membangun kekuatan masyarakat kecil dan dhu’afa dan musatdh’afin melalui kegiatan-kegiatan ekonomi alternatif.

e.    Mengkaji, menumbuhkan dan mengembangkan lembaga ekonomi sebagai sumber-sumber pendapatan persyarikatan.

 

 

7.      Program Bidang Wakaf dan Kehartabendaan

a.    Penyususnan data base aset wilayah, daerah, cabang dan ranting.

b.    Mendorong gerakan sertifikasi tanah wakaf dan aset.

c.    Membentuk yayasan penampung, penyedia dan pelayanan ZIS.

d.   Pemanfaatan tanah wakaf kosong.

e.    Mengadakan sosialisasi kepada masyarakat untuk gemar berwakaf, berinfaq dan bersedekah.

 

 

8.      Program Bidang Hikmah dan Kebiajakan Publik

a.       Mengembangkan sistem jaringan persyarikatan Muhammadiyah antar jenjang untuk dioptimalkan pemanfaatannya guna mempengaruhi kebijakan nasional yang sesuai dengan aspirasi masyarakat umum terutama umat Islam.

b.      Mengoptimalkan peran kelembagaan untuk memfasilitasi, mendorong, dan mengkoordinasikan para kader Muhammadiyah untuk berperan aktif dan berpihak pada kepentingan umat Islam dan rakyat secara umum maupun kepentingan Muhammadiyah secara khusus.

c.       Mengembangkan jaringan dan kerjasama dengan berbagai partai politik, LSM, lembaga sosial dan keagamaan lainnya, serta organisasi profesi untuk membangun misi keumatan yang didasarkan pada kebersamaan, saling percaya, saling menguntungkan demi kemashalatan umum terutama umat Islam.

d.      Mengembangkan sikap dan tindakan proaktif dalam membahas dan memberi masukan mengenai isu-isu sosial kemasyarakatan, keberpihakan kepada masyarakat Islam, termasuk dalam hal penganggaran oleh pemerintah daerah.

e.       Mengembangkan model pendidikan politik bagi warga Muhammadiyah dan masyarakat umum sehingga masyarakat mampu bersikap kritis dan konstruktif dalam memberikan aspirasi politiknya.

f.       Membangun dan mengembangkan kekuatan kontrol terhadap pemerintah dalam pengambilan kebijakan publik, transparansi, dan akuntabilitas politik.

g.      Mendorong, mengembangkan, dan mengoptimalkan terus menerus kekuatan Muhammadiyah sebagai elemen pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta penegak nilai-nilai moral dan karakter bangsa.

 

 

9.      Program Bidang Konsulidasi Organisasi

a.    Membangun manajemen kepemimpinan organisasi Muhammadiyah yang kolektif kolegial, efektif, efisien, profesional, akuntabel, dan kuat dalam memobilisasi seluruh jaringan dan kekuatan Muhammadiyah untuk mencapai tujuan Muhammadiyah.

b.    Mengembangkan budaya kerja organisasi yang amanah dan terukur di seluruh jenjang organisasi dan amal usaha Muhammadiyah.

c.    Mengembangkan instrumen-instrumen penilaian kerja organisasi sebagai wujud pengelolaan organisasi yang amanah.

d.   Pemberdayaan cabang dan ranting Muhammadiyah dalam usaha membangun masyarakat akar rumput yang berbasis ranting serta membangkitkan kembali gerakan Muhammadiyah di tingkat Jama’ah.

e.    Peningkatan kualitas dan fungsi-fungsi kepemimpinan organisasi di seluruh tingkatan agar mampu menjalankan misi Persyarikatan.

f.     Penyusunan data base Persyarikatan yang lengkap dan menyeluruh untuk berbagi kepentingan dan pengembangan organisasi.

g.    Mengefektifkan manajemen masjid dan mushalla yang dikelola Muhammadiyah sebagai basis gerakan Persyarikatan di akar rumput guna membendung upaya pengambil alihan dari pihak eksternal.

h.    Meningkatkan, mengembangkan, dan menerapkan sistem tata kelola organisasi dan tata kelola keuangan di seluruh tingkatan pimpinan dan amal usaha yang berdasarkan pada prinsip amanah, kejujuran, keterbukaan, dan tersistem.

i.      Meningkatkan, mengembangkan, dan menerapkan pengawasan dan pembinaan keuangan termasuk pelaporan yang terstandar dan reguler di seluruh tingkatan Pimpinan Persyarikatan, amal usaha, dan institusi-institusi Muhammadiyah dengan relugasi yang tersistem.

j.      Meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan kunjungan ke daerah/cabang/ranting; termasuk dan perlu menjadi prioritas kepada tingkat pimpinan Persyarikatan yang sangat memerlukan pembinaan.

 

 

10.  Program Bidang Lingkungan Hidup

a.       Membangun, mendorong dan mengembangkan simpul-simpul masyarakat untuk peduli melakukan pemevahan terhadap persoalan lingkungan hidup dan kemiskinan.

b.      Mengembangkan pola dakwah lingkungan hidup dan konsep pendidikan lingkungan sesuai dengan ajaran Islam di lembaga pendidikan Muhammadiyah.

c.       Proaktif dan responsif terhadap masalah-masalah lingkungan hidup yang ada di tengah masyarakat.

d.      Membangun kerjasama dan jaringan dengan LSM, pemerintah, dan organisasi sosial lain dalam rangka pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup.

 

 

11.  Program Bidang Seni Budaya dan Olahraga

a.       Mengembangkan potensi olahraga, seni dan budaya daerah yang sesuai dengan nilai-nilai Islami dan Muhammadiyah.

b.      Mengapresiasi dan melakukan seleksi terhadap perkembangan seni dan budaya masyarakat lokal sebagai bagian dari ihtiar membangun peradaban umat manusia yang sesuai dengan tujuan Muhammadiyah.

c.       Mendorong terciptanya hasil-hasil kreativitas seni dan budaya sesuai dengan ajaran Islam dan pandangan Muhammadiyah.

d.      Mengembangkan gerakan kesadaran dan permasyarakatan olahraga di lingkungan warga Muhammadiyah.

 

 

12.  Program Bidang Hukum dan HAM

a.       Memperluas jaringan dan usaha peningkatan kesadaran di lembaga Muhammadiyah dalam melakukan advokasi dan pemberdayaan atas persoalan-persoalan hukum dan hak asasi manusia yang dihadapi masyarakat.

b.      Melakukan penyadaran kepada masyarakat tentang kesadaran hukum dan hak asasi manusia melalui berbagai lembaga sosial termasuk lewat jalur pendidikan.

c.       Mengembangkan kerjasama dengan pemerintah dan berbagai lembaga untuk kepentingan penegakan hukum dan hak asasi manusia, termasuk dalam pemberantasan korupsi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Berita

Agenda

Pengumuman

Link Website